Kamis, 25 Juni 2015

Tugas 4


CONNECTORS, RELATIVE CLAUSE, ADJECTIVE & ADVERB


CONNECTOR adalah kata penghubung untuk menghubungkan dua kalimat atau lebih menjadi satu kalimat. Banyak kalimat dalam bahasa inggris memiliki lebih dari satu klausa. (Klausa merupakan kelompok kata yang mengandung subjek dan kata kerja). Bila terdapat dua klausa dalam kalimat bahasa inggris , maka harus menghubungkan dua klausa dengan benar. Salah satu cara untuk menghubungkan dua klausa adalah dengan menggunakan dan, tetapi, atau lebih antara klausa.

Example :
·         I prepare my ticket and passport (Kalimat/Klausa Pertama)
·         I go on holiday to Madrid (Kalimat/Klausa Kedua)

Ketika digabungkan dua klausa tersebut menjadi : I prepare my ticket and passport before I go on holiday to Madrid.

RELATIVE CLAUSE merupakan klausa dependen yang berfungsi menerangkan kata benda sehingga didapat informasi yang jelas mengenai benda tersebut. Untuk menghubungkan antar klausa digunakan kata penghubung seperti, that, which, who, whom, dan whose.

Example :
·         The fisherman gave us some tunas (Kalimat/Klausa Pertama)
·         He caught a lot of tunas (Kalimat/Klausa Kedua)

Ketika digabungkan dua kalimat/klausa tersebut menjadi : The fisherman who caught a lot of tunas gave us some.

ADJECTIVE (kata sifat) adalah kata yang menerangkan kata benda (baik berupa orang atau sesuatu). Penggunaan adjective biasanya sebelum kata orang atau benda.

Example :

·         My mother has just bought a new house (menerangkan rumah yang baru)
·         He speaks perfect english (menerangkan pintar berbahasa inggris)
·          Yedid is a good driver (menerangkan pandai mengemudi)
·          He is very friendly (menerangkan sangat ramah/bersahabat)

ADVERB (kata keterangan) adalah kata yang menerangkan "verb" (kata kerja). Kata yang menerangkan bagaimana seseorang melakukan sesuatu atau bagaimana sesuatu itu terjadi.

Example :

·           Joan drove carefully along the narrow road (menerangkan mengendarai dengan sangat hati-hati)
·          He speaks english perfectly (menerangkan berbahasa inggris dengan baik)
·          It rains heavily (menerangkan sedang hujan deras/lebat)
·          Please, come quickly (menerangkan untuk datang dengan cepat)

Daftar Pustaka

Minggu, 24 Mei 2015

Tugas 3

Causative verb adalah kata kerja yang digunakan untuk menunjukkan jika subjek tidak bertanggung jawab langsung terhadap aksi yang terjadi, melainkan seseorang atau sesuatu yang lain yang melakukan aksi tersebut atau dengan kata lain causative verb adalah kata kerja yang digunakan ketika kita menginginkan orang lain melakukan suatu tindakan dan subject tidak bertanggungjawab langsung terhadap aksi yang terjadi.. Contohnya adalah : “I had my hair cut”. Subjek I pada kalimat tersebut tidak memotong rambutnya sendiri tapi justru membuat orang lain yang melakukannya.
Umumnya ada empat kata kerja causative verb yang sering digunakan, yaituhave, get, let, dan make.


I. Have
Have merupakan kata kerja causative yang umum. Kata kerja ini berfungsi untuk menginginkan seseorang mengerjakan sesuatu untuk subjek. Rumus yang digunakan adalah sebagai berikut :
· Kalimat aktif : S + (have/ had + agent + action verb (bare infinitive) + object.
· Kalimat pasif : S+(have-had)+object+action verb(V-3).
Contoh :
1. I had my brother take that glass. (aktif)
2. Mr. Setia had Lillie check the paper. (aktif)
3. I had my sister take that ball. (aktif)
4. They had their lawyer change their will. (aktif)
5. I like the way you had the beautician do you hair. (aktif)
6. I had my jacket cleaned yesterday. (pasif)
7. I had my computer fixed. (pasif)
8. I had my car cleaned yesterday. (pasif)
9. Tom had a tooth filled.(pasif)
10. Have you had your temperature taken yet?(pasif)


II. Get
Penggunaan kata kerja Get mirip dengan have namun dengan struktur kalimat yang berbeda. Rumus yang digunakan adalah sebagai berikut :
· Kalimat aktif : S + (get/ got) + agent + action verb (to infinitive)
· Kalimat pasif : S + (got) + object + action verb (V-3)
Contoh :
1. He got his father to buy a ball. (aktif)
2. Let's get Ralph to go with us. (aktif)
3. Do you know that we can get Karen to take us to San Diego? (aktif)
4. She got her brother to buy her a basket ball. (aktif)’
5. I get you to like this explanation. (aktif)
6. I got my jacket cleaned. (pasif)
7. I want to get the house painted before winter. (pasif)
8. Let's get our car fixed first. (pasif)
9. Cindy got her bedroom cleaned. (pasif)
10. Sandy gets her hair cut. (pasif)


III. Let
Kata kerja ini berfungsi untuk membiarkan seseorang melakukan sesuatu. Rumus yang digunakan adalah sebagai berikut :
Aktif : S + let + agent + action verb (bare infinitive)
Contoh :
1. Wil you let me go now?
2. She lets me drive her car.
3. My father lets me choose the gift.
4. Let's get Ralph to go with us.
5. Do you know that we can get Karen to take us to San Diego?
6. My father lets me choose my own car.
7. John let me drive his new car.
8. Will your parents let you go to the party?
9. I don't know if my boss will let me take the day off.
10. My father lets me choose my own future carrier.


IV. Make
Kata kerja ini berfungsi untuk memaksa atau sangat meyakinkan seseorang untuk melakukan sesuatu. Rumus yang digunakan adalah sebagai berikut :
· Kalimat aktif : S + (make/ made) + agent + action verb (bare infinitive)
Contoh :
1. The manager makes her staff work hard.
2. My teacher made me apologize for what I had said.
3. Did she makes you wear that ugly hat?
4. Let's get Ralph to go with us.
5. Do you know that we can get Karen to take us to San Diego?
6. The manager makes her staff work hard.
7. My teacher made me apologize for what I had said.
8. Did somebody make you wear that ugly hat?
9. She made her children do their homework.
10. The manager makes her staff work hard.


Sumber :
1. http://www.ef.co.id/englishfirst/englishstudy/bahasa-inggris/pengertian-causative-verbs.aspx
2. http://www.belajarbahasainggris.us/2014/06/penjelasan-causative-verbs.html
3. http://www.englishnesia.com/2014/04/pengertian-rumus-dan-contoh-causative-verb.html
4. http://inggrisonline.com/pengertian-causative-verb-have-get-make-beserta-rumus-dan-contoh-kalimat/
5. http://pray-yuliohutomo.blogspot.com/2015/05/causative-verbs.html

Minggu, 10 Mei 2015

BEING GLOBAL LEADER IN ISLAMIC FINANCE


Saya akan melakukan review atau resume mengenai kuliah umum yang telah saya ikuti pada hari Senin, 4 Mei 2015 di kampus Margonda, Depok dengan pembicara Bpk. Ronald Rulindo, Ph.D (Head of Islamic Finance and Risk Management Research at Indonesia Deposit Insurance Corporation) yang bertemakan “Being Global Leader In Islamic Finace”, semoga resume saya berikut dapat bermanfaat.

Dalam Kuliah Umum Ekonomi Syariah, kita mendapatkan banyak materi bermanfaat mengenai Ekonomi Syariah di dunia pada zaman sekarang ini. Melihat perkembangan dunia pada saat ini, jika kita ingin meningkatkan ekonomi syariah kita harus melihat dunia luar sebagai acuan untuk dapat meningkatkan ekonomi syariah.

Ekonomi syariah merupakan salah satu alternatif atau jalan keluar bagi perekonomian yang rumit ini mengapa ekonomi syariah? Karena dalam ekonomi syariah tidak diperbolehkan riba sedangkan penghancur sistem ekonomi adalah riba. Riba adalah bunga yang diberikan saat kita menabung atau berinvestasi tanpa akad dan kesepakatan kedua pihak.

Ekonomi Syariah bertujuan menciptakannya perekonomian yang maju, menekankan keadilan, mengajarkan konsep yang unggul dalam menghadapi gejolak moneter dibanding sistem konvensional. Sistem ekonomi Islam yang diwakili lembaga perbankan syari’ah telah menunjukkan ketangguhannya bisa bertahan karena ia menggunakan sistemi hasil sehingga tidak mengalami negative spread sebagaimana bank-bank konvensional. Bahkan perbankan syariah semakin berkembang di masa-masa yang sangat sulit tersebut.

Perkembangan Ekonomi Syariah di dunia mulai muncul dan berkembang pada tahun 1960-an di Mesir. karena polemik keadaan politik dan sosial di Mesir, lembaga syariah belum bisa menunjukan eksistensinya di dunia ekonomi sekitar tahun 1970-an barulah berdiri sebuah lembaga perbankan syariah di Mesir hal ini menunjukan walaupun tidak secara langsung dikenal lembaga keuangan syariah tetap memiliki progres dalam mengikuti perkembangan masyarakat.

Setelah Mesir Sistem syariah mulai berkembang masuk ke Dubai, kemudian memasuki Asia dengan tujuan negara berbasis syariah islam yaitu Malaysia dan kemudian barulah pada tahun 1999-an mulai masuk ke Indonesia yang ditandai dengan hadirnya bank Muamalat sebagai Bank Retail pertama di Asia yang berbasis syariah sekaligus pelopor bank syariah pertama di Indonesia.

Bank Syariah mencoba memenuhi system perantara yang berlebihan dengan orang yang kekurangan uang. Pinjaman di bank syariah diperbolehkan tanpa bunga. Dalam bank syariah terdapat 2 cara yaitu Musyawarah dan Mudarabah.


A. Motivasi menjadi Global Leader In Islamic Finance
· Pengelolaan keuangan Bank Syariah dan Bank Kovensioanl berbeda. Seperti sistem peminjamannya, Bank Syariah sistem peminjamannya tanpa bunga. Peminjaman bunga dalam Syariah dinilai Riba dan menciptakan ketidak adilan bagi beberapa pihak. Dan investasinya pun itu tidak sembarangan. Riba haram karena riba itu tidak adil, dapat merusak keadilan, dan menyebabkan kemalasan.
· Mewujudkan keadilan ekonomi dalam mengetaskan kemiskinan
· Orang-orang yang memilki kelebihan uang disalurkan kepada orang-orang yang tidak memiliki uang.
· Membantu pengusaha-pengusah mikro. Gramming Bank : Pengusaha Makro dibantu dengan pelatihan. Mendukung kemajuan keuangan ekonomi Negara dalam penyediaan dana, sebagai pelatihan : kemampuan teknis, manajerial, serta perusahaan makro mebantu perusahaan mikro untuk memasarkan produk (pendamping perusahaan).

B. Mengapa kita perlu Global Leader?
Dengan adanya Global Leader kita dapat dorongan untuk meningkatkan ekonomi syariah. Dengan meningkatnya ekonomi syariah kita dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Home work in Islamic Finance perlu keselarasan antara hukum yang berlaku dengan ketentuan syariah. Peraturan yang dibuat oleh lembaga perbankan di tiap-tiap negara.

C. Mengenai riba
mengapa riba sering kali tidak diperbolehkan ? Karena riba sering kali dianggap tidak adil, lalu sering kali dapat menyebabkan kemalasan, dan Riba dapat berdampak pada krisis ekonomi dunia.

Berikut merupakan review atau resume mengenai kuliah umum yang saya ikuti dengan pembicara Bapak Ronald Rulindo, Ph.D dengan yang bertemakan yang bertemakan “Being Global Leader In Islamic Finace”. Bila ada kekurangan dan kesalahan dalam penulisan ini saya mohon maaf, dan semoga penulisan saya ini bermanfaat, terimakasih.

Jumat, 24 April 2015

Tugas 2


I. Pengertian Degree Of Comparisson


The Degrees of Comparison (tingkat perbandingan) adalah istilah dalam bahasa inggris yang merupakan tingkat-tingkat perbandingan pada kata sifat (Adjectives). Degree of comparison ini masuk dalam kategori adverbial dan adjectives karena menggunakan kedua element tersebut untuk membuat sebuah kalimat degree of comparison.


II. Jenis-jenis Degree Of Comparisson


a. Positive Degree (Tingkat positif / biasa) adalah membandingkan dua atau lebih orang atau sesuatu yang mempunyai kualitas kerja atau sifat yang sama.

Contoh :

· Komodo dragon is the biggest lizard in the world

(Komodo adalah kadal terbesar di dunia)

· For me you are the most beautiful girl I have ever met

(Bagiku kamu adalah gadis tercantik yang pernah ku temui).

· I will do my best to help you

(Aku akan melakukan yang terbaik untuk membantumu)

· Our company delivers the fastest of your goods

(Perusahaan kami mengantar Anda yang paling cepat).

· You must try the most spiciest condiment in this restaurant

(Kamu harus coba sambal yang paling pedas di restoran ini)


b. Comparative degree (Tingkat perbandingan / lebih) adalah membandingkan dua atau lebih orang atau sesuatu yang mempunyai kualitas kerja atau sifat yang tidak sama, dimana salah satunya lebih jika dibanding yang lainnya.

Contoh :

· Your car is bigger than mine

(mobilmu lebih besar dari mobilku)

· She can dive deeper than me

(dia bisa menyelam lebih dalam daripada aku)

· I am smarter than you

(aku lebih pintar daripada kamu)

· She drives better than me

(dia menyetir dengan lebih baik daripada aku)

· Jack can climb the cliff higher than the others

(Jack bisa memanjat tebing itu lebih tinggi daripada yang lain)


c. Superlative degree (Tingkat terbaik/ paling) digunakan untuk membandingkan seseorang atau sesuatu dengan group atau kelompoknya.

Contoh :

· You cry as loud as my baby

(kamu menangis sekeras bayiku)

· I am not as handsome as my father

(aku tidak seganteng ayahku)

· Your smile is as sweet as mine

(senyummu semanis senyumku)

· She works as hard as her manager

(dia bekerja sekeras managernya)

· Life is not as difficult as you think

(hidup itu tidak sesulit yang kamu pikirkan)


Sumber :

1. http://letsgostudyenglish.blogspot.com/2014/07/pengertian-dan-contoh-degrees-of.html
2. http://inggrisonline.com/penjelasan-lengkap-tentang-degree-of-comparison-superlative-comparative/
3. http://letsgostudyenglish.blogspot.com/2014/07/pengertian-dan-contoh-degrees-of.html
4. http://pray-yuliohutomo.blogspot.com/2015/04/comparisson-degree.html

Kamis, 26 Maret 2015

Tugas 1

PENGERTIAN CONDITIONAL SENTENCE


Conditional sentence adalah complex sentence (kalimat majemuk) yang dibentuk dari subordinate clause yang diawali dengan subordinate conjunction if berupacondition (syarat) dan main clause berupa result/consequence (hasil).
Ada 4 tipe conditional sentence yang biasa digunakan, yaitu: tipe 1, tipe 2, tipe 3, dantipe 0. Condition pada conditional sentencetipe 1 mungkin dipenuhi, tipe 2 tidak atau hampir tidak mungkin dipenuhi, tipe 3 tidak mungkin dipenuhi (unreal), sedangkan tipe 0 selalu terwujud karena merupakan scientific fact/kebenaran ilmiah.

RUMUS UMUM

Secara umum, rumus kalimat pengandaian ini adalah sebagai berikut.
if + condition, result/consequence

atau tanpa tanda baca koma:
result/consequence + if + condition

RUMUS CONDITIONAL SENTENCE BERBAGAI TIPE

TypeRumus Conditional Sentence
0 if + simple present, simple present
1 if + simple present, will + bare infinitive
2 if + simple past, would/could/might + bare infinitive
3 if + past perfect, would/should/could/might have + past participle

Contoh Conditional Sentence

Berikut contoh conditional sentence pada berbagai tipe sesuai dengan rumus di atas.
Type Contoh Conditional Sentence
  • If we burn paper, it becomes ash.
(Jika kita membakar kertas, itu menjadi abu.)
  • If he meet my parents, I will very mad
(Jika dia bertemu orang tua saya, saya akan sangat marah)
  • If it rainy tomorrow, I would go to market.
(Jika besok hujan, saya akan pergi ke pasar.)
  • If you had remembered to invite me, I would have attended your party.
(Jika kamu ingat mengundang saya, saya akan hadir di pestamu)


sumber :

Jumat, 06 Februari 2015

Tugas 3

PENGERTIAN PASAR BEBAS

Pengertian Pasar bebas adalah pasar ideal, di mana seluruh keputusan ekonomi dan aksi oleh individu yang berhubungan dengan uang, barang, dan jasa adalah sukarela, dan oleh karena itu tanpa mencuri.

Ekonomi pasar bebas adalah ekonomi di mana pasar relatif bebas.

Pasar bebas diadvokasikan oleh pengusul ekonomi liberalisme.

CONTOH KASUS PASAR BEBAS

Akhir-akhir ini makin banyak dibicarakan perlunya pengaturan tentang perilaku bisnis terutama menjelang mekanisme pasar bebas. Dalam mekanisme pasar bebas diberi kebebasan luas kepada pelaku bisnis untuk melakukan kegiatan dan mengembangkan diri dalam pembangunan ekonomi. Disini pula pelaku bisnis dibiarkan bersaing untuk berkembang mengikuti mekanisme pasar. Dalam persaingan antar perusahaan terutama perusahaan besar dalam memperoleh keuntungan sering kali terjadi pelanggaran etika berbisnis, bahkan melanggar peraturan yang berlaku. Apalagi persaingan yang akan dibahas adalah persaingan produk impor dari Indonesia yang ada di Taiwan. Karena harga yang lebih murah serta kualitas yang tidak kalah dari produk-produk lainnya.
           
Kasus Indomie yang mendapat larangan untuk beredar di Taiwan karena disebut mengandung bahan pengawet yang berbahaya bagi manusia dan ditarik dari peredaran. Zat yang terkandung dalam Indomie adalah methyl parahydroxybenzoate dan benzoic acid (asam benzoat). Kedua zat tersebut biasanya hanya boleh digunakan untuk membuat kosmetik, dan pada Jumat (08/10/2010) pihak Taiwan telah memutuskan untuk menarik semua jenis produk Indomie dari peredaran. Di Hongkong, dua supermarket terkenal juga untuk sementara waktu tidak memasarkan produk dari Indomie.
           
Kasus Indomie kini mendapat perhatian Anggota DPR dan Komisi IX akan segera memanggil Kepala BPOM Kustantinah. “Kita akan mengundang BPOM untuk menjelaskan masalah terkait produk Indomie itu, secepatnya kalau bisa hari Kamis ini,” kata Ketua Komisi IX DPR, Ribka Tjiptaning, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (12/10/2010). Komisi IX DPR akan meminta keterangan tentang kasus Indomie ini bisa terjadai, apalagi pihak negara luar yang mengetahui terlebih dahulu akan adanya zat berbahaya yang terkandung di dalam produk Indomie.
           
A Dessy Ratnaningtyas, seorang praktisi kosmetik menjelaskan, dua zat yang terkandung di dalam Indomie yaitu methyl parahydroxybenzoate dan benzoic acid (asam benzoat) adalah bahan pengawet yang membuat produk tidak cepat membusuk dan tahan lama. Zat berbahaya ini umumnya dikenal dengan nama nipagin. Dalam pemakaian untuk produk kosmetik sendiri pemakaian nipagin ini dibatasi maksimal 0,15%. Ketua BPOM Kustantinah juga membenarkan tentang adanya zat berbahaya bagi manusia dalam kasus Indomie ini. Kustantinah menjelaskan bahwa benar Indomie mengandung nipagin, yang juga berada di dalam kecap dalam kemasam mie instan tersebut. tetapi kadar kimia yang ada dalam Indomie masih dalam batas wajar dan aman untuk dikonsumsi, lanjut Kustantinah. Tetapi bila kadar nipagin melebihi batas ketetapan aman untuk di konsumsi yaitu 250 mg per kilogram untuk mie instan dan 1.000 mg nipagin per kilogram dalam makanan lain kecuali daging, ikan dan unggas, akan berbahaya bagi tubuh yang bisa mengakibatkan muntah-muntah dan sangat berisiko terkena penyakit kanker.
           
Menurut Kustantinah, Indonesia yang merupakan anggota Codex Alimentarius Commision, produk Indomie sudah mengacu kepada persyaratan Internasional tentang regulasi mutu, gizi dan kemanan produk pangan. Sedangkan Taiwan bukan merupakan anggota Codec. Produk Indomie yang dipasarkan di Taiwan seharusnya untuk dikonsumsi di Indonesia. Dan karena standar di antara kedua negara berbeda maka timbulah kasus Indomie ini.

PENGERTIAN SUAP

Suap adalah Barang siapa menerima sesuatu atau janji, sedangkan ia mengetahui atau patut dapat menduga bahwa pemberian sesuatu atau janji itu dimaksudkan supaya ia berbuat sesuatu atau tidak berbuat sesuatu dalam tugasnya, yang berlawanan dengan kewenangan atau kewajibannya yang menyangkut kepentingan umum.

CONTOH KASUS SUAP

Kasus Suap Gas Bangkalan, KPK Periksa Istri Muda Fuad Amin 9 Jam 

http://newopenx.detik.com/delivery/lg.php?bannerid=9124&campaignid=3382&zoneid=1124&loc=1&referer=http%3A%2F%2Fnews.detik.com%2Fread%2F2015%2F01%2F07%2F212217%2F2796987%2F10%2Fkasus-suap-gas-bangkalan-kpk-periksa-istri-muda-fuad-amin-9-jam&cb=f8f3be56d5Jakarta - Penyidik KPK memeriksa istri muda mantan Bupati Bangkalan Fuad Amin, Siti Masnuri terkait kasus suap gas alam. Siti diperiksa penyidik KPK selama sembilan jam.

            Masnuri yang hari ini diperiksa penyidik KPK sebagai sakti untuk Direktur PT Medya Karya Sentosa, Antonious Bambang Djatmiko keluar dari kantor KPK pukul 19.40 WIB. Antonius adalah tersangka pemberi suap kepada Fuad Amin.

            Masnuri yang mulai menjalani pemeriksaan pukul 10.30 WIB pagi tadi, keluar gedung KPK ditemani tiga orang koleganya. Sayangnya perempuan yang mengenakan jilbab warna cokelat ini enggan menjawab pertanyaan wartawan.

            Ini merupakan panggilan pertama untuk Masnuri. Kasus ini terungkap setelah penyidik menangkap dua orang perantara, masing-masing dari pihak Fuad Amin dan Antonio Bambang. Perantara dari pihak Antonio Bambang menyerahkan uang Rp 700 juta kepada perantara Fuad Amin. Uang itu adalah bagian dari suap berkala yang diberikan Antonio Bambang kepada Fuad Amin.

            Tak hanya itu saja, dari hasil penyidikan berjalan, ditemukan adanya penyimpangan di dalam kontrak. PT MKS seharusnya menyuplai gas alam untuk keperluan PLTG Gili di Bangkalan. Nyatanya, gas itu tak pernah ada dan malah dijual kembali oleh PT MKS untuk pembangkit listrik Jawa dan Bali.

            PT ‎MKS melalui kuasa hukumnya juga telah mengakui pernah melakukan amandemen kontrak dengan PD Sumber Daya sebagai BUMD yang ditunjuk Pemkab Bangkalan. Kontrak yang semula PT MKS menyuplai gas untuk keperluan PLTG Gili Timur Bangkalan, dirubah menjadi menjual kembali gas ke PT Pembangkit Jawa Bali.
REFERENSI :



Senin, 19 Januari 2015

Tulisan 2


Kasus Amoral Ketua DPD I Golkar Riau, DPP Partai Isyaratkan Panggil Annas Maamun

Rabu, 03/09/2014 - 19:28:06 WIB

Firman Subagyo



JAKARTA - Kasus dugaan pelecehan seksual Gubernur Riau Annas Maamun mendapat perhatian DPP Partai Golkar. Selaku kader sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Riau, Annas Maamun akan diminta klarifikasi oleh DPP Partai berlambang pohon beringin rindang itu.

Ketua DPP Partai Golkar, Firman Subagyo kepadapolitikriau.com menyebutkan, dalam penegakan hukum harus mengedepankan asas praduga tak bersalah.

"Kemudian, saya sangat tahu persis intrik politik di Riau sudah sangat luar biasa dari dulu. Karena itu kita harus waspada terhadap hal-hal seperti ini," ujar politisi senior Partai Golkar yang akrab dengan pers itu.

Untuk meluruskan dan mencari kebenaran dalam masalah ini, Firman mengatakan akan meminta klarifikasi dari Annas Maamun mengenai permasalahan yang sebenarnya.

"Kita harus mendengarkan keterangan yang besangkutan untuk memberikan klarifikasi benar atau tidak kejadian itu? Karena masalah seperti ini kan sangat kental (muatan politis, red). Orang akan berupaya mencari celah, nggak bisa dari sini, cari celah lain, cara ini nggak bisa coba lagi cara lain," katanya.

Karena itu, lanjut pria yang ramah senyum ini, permasalahan ini tidak serta merta menjadi dorongan untuk menggelar Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub).

"Kita punya mekanisme, ada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai. Itu yang jadi pegangan kita," ujarnya menanggapi kemungkinan terjadinya Musdalub di tubuh Golkar Riau.

Pemanggilan Annas Maamun yang juga Gubernur Riau itu guna memberikan klarifikasi akan dilakukan secepatnya. Hanya saja kapan waktunya belum ditentukan. Namun Firman Subagyo menegaskan pemanggilan itu tidak mesti menunggu proses dari Mabes Polri.

"Nanti ada waktu pemanggilannya, tidak mesti menunggu proses dari Mabes Polri. Ini kan belum tentu benar, kita tahulah ada pemain," ujarnya. (aaz)


http://www.politikriau.com/read-6791-2014-09-03-kasus-amoral-ketua-dpd-i-golkar-riau-dpp-partai-isyaratkan-panggil-annas-maamun.html

Tugas 2

Pengertian Amoral Menurut Beberapa Ahli


(Pengertian dan Arti Moral Menurut Beberapa Ahli) – Kata moral merupakan kata yang berasal dari bahasa latin ‘mores’, mores sendiri berarti adat kebiasaan atau suatu cara hidup. (Gunarsa, 1986) Moral pada dasarnya adalah suatu rangkaian nilai dari berbagai macam perilaku yang wajib dipatuhi. (Shaffer, 1979) Moral dapat diartikan sebagai kaidah norma dan pranata yang mampu mengatur prilaku individu dalam menjalani suatu hubungan dengan masyarakat. Sehingga moral adalah hal mutlak atau suatu perilaku yang harus dimiliki oleh manusia.


Moral secara ekplisit merupakan berbagai hal yang memiliki hubungan dengan proses sosialisasi individu tanpa adanya moral manusia tidak akan bisa melakukan proses sosialisasi. Moral pada zaman sekarang memiliki nilai implisit karena banyak orang yang memiliki moral atau sikap amoral itu dari sudut pandang yang sempit.
Moral itu merupakan salah satu sifat dasar yang diajarkan pada sekolah-sekolah serta manusia harus mempunyai moral jika ia masih ingin dihormati antar sesamanya. Moral adalah nilai ke-absolutan dalam kehidupan bermasyarakat secara utuh. Penilaian terhadap moral sendiri dapat diukur dari kebudayaan masyarakat setempat.


Didalam moral terdapat perbuatan/tingkah laku/ucapan seseorang dalam menjalankan interaksi dengan manusia. Jika yang dilakukan seseorang itu sesuai dengan nilai rasa yang berlaku di masyarakat tersebut dan dapat diterima serta mampu menyenangkan lingkungan masyarakatnya, maka orang itu dapat dikatakan memiliki nilai mempunyai moral yang baik, begitu juga sebaliknya. Moral juga dapat juga diartikan sebagai sikap, perilaku, tindakan, perbuatan yang dilakukan seseorang pada saat mencoba melakukan sesuatu berdasarkan pengalaman, tafsiran, suara hati, serta nasihat, dll.


Menurut Immanuel Kant, moralitas adalah hal kenyakinan serta sikap batin dan bukan hanya hal sekedar penyesuaian dengan beberapa aturan dari luar, entah itu aturan berupa hukum negara, hukum agama atau hukum adat-istiadat. Selanjutnya dikatakan jika, kriteria mutu moral dari seseorang adalah hal kesetiaannya terhadap hatinya sendiri.
Moral merupakan tindakan manusia yang bercorak khusus yang didasarkan kepada pengertiannya mengenai baik dan buruk. Morallah yang membedakan manusia denga makhluk tuhan yang lainya dan menempatkan pada posisi yang baik diatas makhluk lain.
Moral adalah realitas dari kepribadian pada umumnya bukan hasil dari perkembangan pribadi semata, namun moral merupakan tindakan atau tingkah laku seseorang. Moral tidaklah bisa dipisahkan dari kehidupan beragama. Di dalam agama Islam perkataan moral sangat identik dengan akhlak. Di mana kata ‘akhlak’ berasal dari bahasa Arab jama’ dari ‘khulqun’ yang berarti budi pekerti.


Moral merupakan norma yang bersifat kesadaran atau keinsyafan terhadap suatu kewajiban melakukan sesuatu atau suatu keharusan untuk meninggalkan perbuatan–perbuatan tertentu yang dinilai masyarakat dapat melanggar norma–norma. Dalam hal ini dapat dikatakan bahwa suatu kewajiban dan norma moral sekaligus menyangkut keharusan untuk bersikap bersopan santun. Baik sikap sopan santun maupun penilaian baik – buruk terhadap sesuatu, keduanya sama – sama bisa membuat manusia beruntung dan bisa juga merugikan. Disini terdapat kesadaran akan sesuatu perbuatan dengan memadukan kekuatan nilai intelektualitas dengan nilai – nilai moral.


Dalam kamus filsafat terdapat beberapa pengertian dan arti moral yang diantaranya adalah sebagai berikut:
  • Memiliki: Kemampuan untuk diarahkan oleh (dipengaruhi oleh) keinsyafan benar atau salah; Kemampuan untuk mengarahkan (mempengaruhi) orang lain sesuai dengan kaidah-kaidah perilaku nilai benar dan salah.
  • Menyangkut cara seseorang bertingkah laku dalam berhubungan dengan orang lain.
  • Menyangkut kegiatan-kegiatan yang dipandang baik atau buruk, benar atau salah, tepat atau tidak tepat.
  • Sesuai dengan kaidah-kaidah yang diterima, menyangkut apa yang dianggap benar, baik, adil dan pantas.
Setelah mengetahui pengertian dan arti moral sudah barang tentu kita harus memiliki moral yang baik jika kita masih ingin dianggap manusia. Oleh karena itu, mari kita tingkatkan generasi kita dengan menanamkan moral-moral moral yang baik.


sumber :
http://www.g-excess.com/pengertian-dan-arti-moral-menurut-beberapa-ahli.html

Selasa, 21 Oktober 2014

Tulisan 1

PENGARUH GLOBALISASI TERHADAP PEREKONOMIAN DAERAH
 
Pendahuluan
Perdebatkan tentang dampak globalisasi terhadap perekonomian terutama pada negara-negara yang sedang berkembang merupakan hal yang tidak pernah berakhir. Secara singkat akan kita kupas apakah sebenarnya globalisasi itu, bagaimana sejarahnya, siapa saja sebenarnya yang sangat berperan dan aktif mendorong terjadinya globalisasi, apa saja sebenarnya baik buruknya bagi kita serta bagaimana pengaruhnya terhadap perekonomian regional dan lokal.


Apakah globalisasi itu?
Pengertian globalisasi sendiri dapat diinterpretasikan berbagai macam. Globalisasi dapat diartikan sebagai sebuah proses ‘global network’ dan interaksinya dalam suatu pembangunan ekonomi dan kebijakan-kebijakan lainnya yang terkait didalamnya (Potter 2001), sedangkan Burgman (2003) menginterpretasikan globalisasi sebagai suatu yang berhubungan dengan global neo-libaralisme dan pasar bebas. Sosiolog lainnya seperti Chang (2003) mendefinisikannya sebagai keterlibatan ‘transnational corporations’ dan saling ketergantungan antar negara dalam pembangunan ekonomi.


Sejarah Globalisasi
Globalisasi muncul sejak tahun 1960 yaitu dengan ditandainya dengan perubahan ekonomi internasional dari Multinational Corporations (MNCs) menjadi Transnational Corporations (TNCs) (Hirst dan Thompson 1997). Beberapa faktor yang mempengaruhi terjadinya perubahan ini antara lain adalah berakhirnya perang dunia kedua, meningkatnya migrasi antar negara, penyebaran tenaga kerja dari satu negara ke negara lain serta saling ketergantungan perdagangan dari satu negara ke negara lainnya. Dalam perkembangannya TNCs ini mempunyai peran yang sangat kuat dalam perdagangan international dan aktifitas ekonomi lainnya. Sebagai contoh TNCs memperkuat Foreign Direct Investment (FDI) (Chang 2003) serta menciptakan tenaga kerja yang murah dan ‘a one-world market system’ atau sistem satu pasar global (Gray dan Lawrence 2003). Perkembangan teknologi dan informasi yang sangat cepat juga punya andil yang cukup besar dalam mendorong lahirnya globalisasi yang mengakibatkan perubahan ekonomi global. Menurut Teeple (2000) teknologi baru tersebut diciptakan oleh TNCs serta digunakan dalam aktifitas-aktifitas ekonominya. Dari sinilah awal dimulainya penyebaran neo-liberalisme ke negara-negara lainnya.
Ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya penyebaran dan meluasnya globalisasi. Faktor pertama adalah teknologi baru di bidang informasi teknologi, komunikasi dan transportasi. Era ini dimulai pada awal 1970-an ketika microelektronik, komputer dan bioteknologi ditemukan oleh para ahli (Teeple 2000). Sejak saat itu komunikasi antar lintas batas negara dapat dihubungkan dengan satelit dan kabel-kabel bawah laut yang fungsinya sebagai jejaring global (Rimmer dalam Rimmer ed. 1997: 96). Faktor kedua adalah peran pemerintah dalam mendukung kegiatan-kegiatan globalisasi. Baik di negara-negara maju maupun negara-negara yang sedang berkembang, Pemerintah mempunyai peran yang cukup penting dalam mendukung aktifitas globalisasi yaitu melalui perannya dalam pengambilan kebijakan-kebijakan ekonomi dan keuangan.
Faktor lainnya adalah munculnya TNCs serta adanya dukungan dari World Trade Organization (WTO) dan organisasi dunia lainnya seperti PBB, Bank Dunia dan IMF. Singh (1999) berpendapat bahwa salah satu fungsi Bank Dunia dan IMF adalah mendorong negara-negara di dunia untuk menerapkan deregulasi dan restrukturisasi kebijakan financialnya menjadi ekonomi liberal.


Apa saja yang dapat berpengaruh terhadap perekonomian lokal dan regional?
TNCs mempunyai peran yang sangat penting dalam mempengaruhi perekonomian suatu negara yang berdampak pada perekonomian lokal maupun regional. Ada beberapa alasan mengapa TNCs dapat berdampak pada perekonomian lokal dan regional. Pertama adalah TNCs dapat mengintervensi kebijakan-kebijakan pemerintah yang berhubungan dengan kegiatan ekonomi. Yang kedua adalah TNCs lebih kaya dalam hal keuangan daripada yang dipunyai oleh negara-negara lainnya. Sebagai contoh pada tahun 1989, penjualan the US General Motor melebihi daripada Gross National Product (GNP) Belgia (Mulhearn dalam Bretherton dan Ponton ed. 1996: 185).
Faktor lainnya adalah TNCs mempunyai pengaruh yang kuat untuk menciptakan pasar dunia dengan menggunakan prinsip-prinsip liberal, seperti pasar bebas dan tenaga kerja yang murah. Disamping itu, dalam menjalankan bisnisnya TNCs didukung oleh WTO dan IMF dalam hal keuangan, hukum/peraturan dan hak-hak kepemilikan (O’Loughlin dkk dalam O’Loughlin dkk ed. 2004:6).
WTO juga mendukung dalam hal penetapan tarif barang dan jasa dalam kegiatan ekspor impor kepada pemerintah. Produksi dan distribusi barang ke seluruh penjuru dunia juga dibawah kontrolnya. Sehingga mau tidak mau pemerintah harus mengikuti regulasi dari WTO ini agar produknya bisa masuk ke pasaran dunia. Dalam perdagangan dunia, WTO juga membuat beberapa persyaratan kepada pemerintah, seperti deregulasi di bidang ekonomi yang mendukung privatisasi, penurunan tarif perdagangan dan pengurangan subsidi (Choo 2000: 31).
Organisasi dunia lain yang membantu pertumbuhan TNCs adalah Bank Dunia, dan PBB. Dalam hal ini Bank Dunia bersama-sama dengan IMF bertanggungjawab dalam hal keuangan TNCs sedangkan PBB mempunyai peran dalam menyediakan dukungan di bidang hukum dan perundangan serta mengendalikan anggotanya dalam kegiatan globalisasi (Gray dan Lawrence 2003).
Informasi teknologi dan transportasi modern adalah aspek lain yang dapat mempengaruhi perekonomian lokal dan regional. Hal ini disebabkan teknologi moderen tersebut dapat menciptakan efisiensi dalam industrialisasi. Pengelolaan keuangannya akan lebih efektif dan efisien disamping meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggannya (Pilbeam 2005: 12). Nasabah bank dapat mentranfer dan menarik uangnya melalui internet banking atau mesin ATM dengan sangat cepat. Masyarakat sekarang dengan mudah dapat mengelilingi dunia dalam waktu yang sangat singkat melalui penggunaan teknologi moderen pesawat terbang. Barang-barang juga dengan mudah dikirim baik melalui udara maupun laut. Sebuah perusahaan juga dapat dengan mudahnya memutuskan pindah dari satu negara ke negara lain (Vaile 2000), bahkan jasa, modal maupun paham atau ide atau ilmu pengetahuan dapat dengan mudah melintas batas ke suatu negara.
Revolusi di bidang teknologi pertanian seperti penemuan bioteknologi juga dapat merubah aktifitas dan perilaku masyarakat. Bioteknologi merubah pertanian tradisional menjadi pertanian moderen, pola konsumsi makan juga berubah, demikian pula dengan kebudayaan.


Kesimpulan
Banyak para ahli berpendapat bahwa pertumbuhan globalisasi termasuk TNCs telah menyebar ke seluruh penjuru dunia dan kebanyakan dari negara-negara di dunia tidak dapat menghindarinya khususnya untuk negara-negara yang sedang berkembang tidak mempunyai pilihan lain kecuali menerimanya (Chang 2003: 269). Dalam hal ini, organisasi-organisasi dunia seperti WTO, Bank Dunia dan IMF mempunyai peran yang penting dalam mendukung pertumbuhan globalisasi. Disamping itu, kebanyakan negara-negara mempunyai pola yang sama dalam proses globalisasi. Pertama, banyak negara yang memulainya dengan mereformasi ekonominya sebagai proses global pada tahun 1970. Setelah itu, pada tahun 1980 s/d 1990 pertumbuhan ekonominya menjadi sangat cepat dan baik. Selanjutnya pada tahun 1997 negara-negara tersebut mengalami krisis ekonomi. Beberapa negara seperti Indonesia dan Somalia yang tidak siap khususnya pada sumberdaya manusia (SDM)-nya untuk menerima globalisasi, telah jatuh kedalam krisis yang dalam dan berkepanjangan. Yang lainnya seperti Cina dan Korea meskipun mendapatkan dampak negatif di tengah perombakan ekonominya, akhirnya mereka dapat melewatinya dan tumbuh menjadi negara yang kuat perekonomiannya.

Penutup
Banyak pelajaran yang kita dapatkan apabila kita mempelajari globalisasi lebih mendalam. Salah satunya adalah kita akan lebih mengerti tentang perkembangan ekonomi, sosial dan politik dunia. Kita juga akan lebih paham mengapa Indonesia dapat jatuh ke dalam krisis dan terjerat hutang yang sangat besar sehingga sampai sekarang pengangguran dan krisis-krisis yang lainnya masih kita rasakan. Dengan memetik pelajaran tersebut kedepannya kita akan lebih mudah mengantisipasinya sehingga Indonesia tidak akan mengalami krisis yang sama. Sebenarnya yang kita perlukan dalam menghadapi globalisasi adalah kesiapan kualitas sumberdaya manusianya. Kita memerlukan kualitas SDM yang sangat tinggi baik dari kecerdasan intelektualnya (IQ), emosinya (EQ) maupun spiritualnya (SQ) sehingga kita dapat bersaing di arena global ini.

Tugas 1


Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) adalah suatu konsep bahwa organisasi atau perusahaan memiliki suatu tanggung jawab terhadap konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas dan lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan. Program CSR dapat berwujud rekruitmen tenaga kerja dan memperjakan masyarakat sekitar. CSR dapat juga digunakan untuk membentuk suatu suasana kerja yang nyaman diantara para pegawai, terutama apabila mereka dapat dilibatkan dalam kegiatan-kegiatan yang mereka percayai bisa mendatangkan manfaat bagi masyarakat luas, baik itu berupa penyisihan gaji, penggalangan dana ataupun kesukarelawanan dalam bekerja untuk masyarakat. Tapi, perlu diingat bahwa CSR bukanlah program sosial semata, yang menjadikan perusahaan sebagai sebuah lembaga amal ataupun bagian dari departemen sosial milik pemerintah.
Apa saja manfaat dari CSR? Manfaat corporate social responsibility bagi perusahaan diantaranya:
  1. Meningkatkan citra perusahaan
  2. Memperkuat “brand” perusahaan
  3. Mengembangkan kerja sama dengan para pemangku kepentingan
  4. Membedakan perusahaan dengan pesaingnya
  5. Menghasilkan inovasi dan pembelajaran untuk meningkatkan pengaruh perusahaan
  6. Membuka akses untuk investasi dan pembiayaan bagi perusahaan
  7. Meningkatkan harga saham
Saya ambil salah satu contoh penerapan CSR, yaitu pada perusahaan PT Indosat Tbk. Sebagai bentuk komitmen Indosat dalam meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat, Indosat telah melaksanakan berbagai progam, yang diharapkan dapat meningkatkan kehidupan masyarakat Indonesia untuk menjadi lebih baik. Program CSR di tahun 2008 memiliki tema khusus “Indosat Cinta Indonesia”, yang kemudian pada tahun 2009, tema CSR Indosat berkembang menjadi “Satukan Cinta Negeri” sebagai bentuk refleksi komitmen dan tanggungjawab Indosat sebagai perusahaan di Indonesia yang peduli atas kesejahteraan masyarakat dan lingkungan, serta upayanya untuk senantiasa berkarya, memberikan manfaat.

Program Indosat “Satukan Cinta Negeri” diterapkan melalui berbagai aktifitas antara lain adalah:

1. Indonesia Belajar

Program Indonesia belajar terwujud dalam berbagai aktivitas antara lain:
Program Indosat Science and Multimedia School (ISMS) yaitu program bantuan perangkat multimedia untuk 103 sekolah, pada tahun 2010 Indosat menggelar lomba mangajar Guru Fisika ISMS yang diarahkan menjadi kompetisi pemanfaatan perangkat yang telah digunakan dan diikuti oleh perwakilan guru Fisika dari 103 sekolah yang telah mendapatkan perangkat ISMS.
Pada tahun 2010 ini Indosat tetap berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi pendidikan masyarakat Aceh. Dua sekolah dasar di Aceh yang merupakan bantuan dari Indosat yaitu: Sekolah Dasar Unggulan (SDU) Iqro di Sigli, dan Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Nurul Fikri, Aceh Besar. Indosat telah memberikan hasil yang baik bagi pengembangan pendidikan dan menjadikan sekolah unggulan di Kabupaten dan Propinsi.
Program peningkatan Kompetensi Guru IPA dan Matematika diselenggarakan oleh Indosat bekerjasama dengan 3 universitas antara lain Universitas Andalas, Universitas Bung Hatta dan Universitas Negeri Padang sebagai penyedia tenaga pengajar dan juga fasilitas laboratorium.

2. Indonesia Sehat

Program Indonesia sehat melalui kegiatan mobil klinik memberikan pelayanan kesehatan gratis sejak 2007 dengan 16 armada mobil yang tersebar di 8 regional operasional Indosat bekerjasama dengan mitra yaitu Rumah Zakat, Pos Keadilan Peduli Umat, Bulan Sabit Merah Indonesia dan Dompet Dhuafa.
Mobil Klinik Indosat beroperasi di 5-10 titik lokasi setiap bulan di setiap kota dengan jadwal dua hingga tiga titik setiap minggunya. Hingga akhir Desember 2010, ke enambelas mobil klinik sehat keliling ini telah melayani 450.715 pasien dengan komposisi 36% melayani anak dan balita, 31% melayani ibu-ibu, dan 33% melayani masyarakat umum (termasuk manula).

3. Indonesia Hijau

Program Indonesia hijau terwujud dalam berbagai aktivitas antara lain:
Mulai tahun 2008 Indosat meluncurkan program sejuta pohon bagi Indonesia yang dalam pelaksanaannya program ini diwujudkan dalam beberapa aktifitas, seperti “tanam dan pelihara pohon bagi karyawan”, kerjasama penanaman dan pemeliharaan pohon di kawasan hutan lindung di Rinjani-Lombok bersama WWF Indonesia, serta menggandeng pemerintah daerah dan perguruan tinggi di Indonesia. Saat ini total pohon yang telah di tanam sejumlah 200.531 pohon.
Pada tahun 2009, Indosat melaksanakan program penghijauan di Blora, Jawa Tengah yang disebut dengan Kampung Jati Indosat, dengan menanam 10.000 pohon jati di desa Tawangrejo, Blora. Jawa tengah untuk menghijaukan kawasan perbukitan.
Pada tahun 2010, Indosat berpartisipasi dalam program pemerintah yaitu “Penanaman Satu milyar pohon Indonesia” dengan memberikan 43.000 pohon bekerjasama dengan Departemen Kehutanan dan mitra Indosat. Pelaksanaan program dilaksanakan di waduk Jatiluhur sebagai resapan air melalui program menanam dan memelihara dan pelaksanaan program daerah aliran sungai yang terletak di sepanjang sungai Citarum , Cisadane, Ciapus dan Cihedeung.

4. Berbagi Bersama Indosat


Program berbagi bersama Indosat ini terwujud dalam berbagai aktivitas antara lain:

Bantuan korban Bencana
PT. Indosat selalu memberikan kepedulian kepada masyarakat yang terkena musibah bencana. Perusahaan langsung menurunkan tim SAR untuk memberikan bantuan evakuasi kepada masyarakat. Bantuan berupa makanan dan obat-obatan juga diberikan terutama untuk wilayah-wilayah pengungsian, dimana 2 bahan pokok tersebut merupakan kebutuhan vital yang harus ada secara terus menerus.

SMS Cinta Dhuafa
Program SMS Cinta Dhuafa dilaksanakan di bulan Ramadhan, dengan mengetik CDF kirim ke 5000, para pelanggan Indosat dapat berpartisipasi untuk menyisihkan sebagian rezekinya bagi mereka yang membutuhkan di Bulan puasa Ramadhan. Hasil dari SMS tersebut disalurkan kepada yayasan dan lembaga yang membutuhkan bantuan.

SMS Donasi Korban Bencana
Dalam program Donasi Korban bencana, pelanggan Indosat dapat memberikan donasi bantuan melalui sms. Dana yang terkumpul akan diberikan kepada para korban yang membutuhkan bantuan untuk kebutuhan mereka pasca bencana.

Program Ramadhan
Tahun 2010, Indosat memberikan bantuan 3010 Al-qur’an dan hadist yang dibagikan kepada masyarakat sekitar di 8 regional dan 35 kantor cabang Indosat, dengan tujuan untuk meningkatkan pendidikan/pembelajaran Al-Qur’an bagi masyarakat sekitar.

5. Indosat Peduli

Indosat peduli merupakan program Indosat dalam memberikan bantuan tanggap darurat bagi korban bencana dan juga kegiatan pembinaan komunitas di daerah yang rawan bencana. Program Indosat peduli ini terwujud dalam berbagai aktivitas antara lain:
Bantuan senilai lebih dari Rp 2 Milyar tersebut terdiri dari bantuan uang tunai senilai Rp 500 juta yang diserahkan kepada Palang Merah Indonesia (PMI) Sumatera Barat, bantuan senilai Rp 400 juta berupa barang-barang sesuai kebutuhan di lokasi bencana diserahkan dan disalurkan melalui Satkorlak Sumatera Barat, bantuan berupa 200 unit StarOne dengan pulsa bagi para relawan, Pemerintah Daerah dan Rumah Sakit, fasilitas kesehatan cuma-cuma melalui Mobil Klinik Keliling Indosat, posko telekomunikasi yang menyediakan fasilitas telekomunikasi gratis di 5 posko/titik, serta program layanan bagi pelanggan IM3 dan Mentari berupa perpanjangan masa aktif, bonus 60 SMS dan 60 menit percakapan.
Indosat juga mengajak para pelanggannya untuk turut berpartisipasi memberikan kepedulian kepada para korban gempa melalui SMS Donasi peduli bencana Tasikmalaya dan Sumatera Barat. Jumlah donasi yang terkumpul untuk program ini adalah Rp 21.802.365,- (untuk gempa di Tasikmalaya) dan Rp 995.300.460,- (untuk gempa di Padang) dan keseluruhan donasi tersebut sudah dialokasikan kepada Komunitas Postel untuk pembangunan dan perbaikan sarana serta prasarana pendidikan di kedua wilayah tersebut.


Daftar Pustaka : http://aybloog.blogspot.com/2012/10/tanggung-jawab-sosial-perusahaan.html

Rabu, 11 Juni 2014

Tugas 6

LAPORAN ILMIAH

Pengertian
Laporan ialah suatu wahana penyampaian berita, informasi, pengetahuan, atau gagasan dari seseorang kepada orang lain. Laporan ini dapat berbentuk lisan dan dapat berbentuk tulisan. Laporan yang disampaikan secara tertulis merupakan suatu karangan. Jika laporan ini berisi serangkaian hasil pemikiran yang diperoleh dari hasil penelitian, pengamatan ataupun peninjauan, maka laporan ini termasuk jenis karangan ilmiah. Dengan kata lain, laporan ilmiah ialah sejenis karangan ilmiah yang mengupas masalah ilmu pengetahuan dan teknologi yang sengaja disusun untuk disampaikan kepada orang-orang tertentu dan dalam kesempatan tertentu. Laporan Ilmiah adalah laporan yang disusun melalui tahapan berdasarkan teori tertentu dan menggunakan metode ilmiah yang sudah disepakati oleh para ilmuwan (E.Zaenal Arifin,1993).
Dasar Membuat Laporan

Terdapat 5 hal yang menjadi dasar dalam membuat laporan, antara lain:
1. Kegiatan menulis laporan ilmiah merupakan kegiatan utama terakhir dari suatu kegiatan ilmiah.

2. Laporan ilmiah mengemukakan permasalahan yang ditulis secara benar, jelas, terperinci, dan ringkas.

3. Laporan ilmiah merupakan media yang baik untuk berkomunikasi di lingkungan akademisi atau sesama ilmuwan.

4. Laporan ilmiah merupakan suatu dokumen tentang kegiatan ilmiah dalam memecahkan masalah secara jujur, jelas, dan tepat tentang prosedur, alat, hasil temuan, serta implikasinya.

5. Laporan ilmiah dapat digunakan sebagai acuan bagi ilmuwan lain sehingga syarat-syarat tulisan ilmiah berlaku juga untuk laporan.
Jenis-jenis Laporan Ilmiah

Dari beberapa sumber yang ada, terdapat 3(tiga) jenis Laporan Ilmiah yaitu sebagai berikut :

a. Laporan Lengkap (Monograf)
  • Menjelaskan proses penelitian secara menyeluruh.
  • Teknik penyajian sesuai dengan aturan (kesepakatan) golongan profesi dalam bidang ilmu yang bersangkutan.
  • Menjelaskan hal-hal yang sebenarnya yang terjadi pada setiap tingkat analisis.
  • Menjelaskan (juga) kegagalan yang dialami,di samping keberhasilan yang dicapai.
  • Organisasi laporan harus disusun secara sistamatis (misalnya :judul bab,subbab dan seterusnya,haruslah padat dan jelas).

b. Artikel Ilmiah
  • Artikel ilmiah biasanya merupakan perasan dari laporan lengkap.
  • Isi artikel ilmiah harus difokuskan kepada masalah penelitian tunggal yang obyektif.
  • Artikel ilmiah merupakan pemantapan informasi tentang materi-materi yang terdapat dalam laporan lengkap.

c. Laporan Ringkas
Laporan ringkas adalah penulisan kembali isi laporan atau artikel dalam bentuk yang lebih mudah dimengerti dengan bahasa yang tidak terlalu teknis (untuk konsumsi masyarakat umum).

Ciri-ciri bahasa dalam laporan ilmiah, antara lain:
1. Harus tepat makna dan tidak ambigu
2. Harus secara tepat mendefinisikan setiap istilah, sifat dan pengertian
3. Menggunakan tata bahasa baku dan memperhatikan struktur kalimat.


Syarat Laporan ilmiah
1. Komunikatif yaitu uraian yang disampaikan dapat dipahami pembaca. Kata dan kalimat yang disusun penulis hendaknya bersifat denotatif, sehingga tidak menimbulkan penafsiran ganda pada pembaca. Pemahaman penulis hendaknya sama dengan pemahaman pembaca.


2. Bernalar yaitu tulisan itu harus sistematis, berurutan secara logis, ada kohesi dan koherensi, dan mengikuti metode ilmiah yang tepat, dipaparkan secara objektif, benar, dan dapat dipertanggungjawabkan.


3. Ekonomis yaitu kata atau kalimat yag ditulis hendaknya diseleksi sedekimian rupa sehingga tersusun secara padat berisi.


4. Berdasarkan landasan teori yang kuat yaitu suatu hasil karya ilmiah bukan subjektivitas penulisnya, tetapi harus berlandaskan pada teori – teori tertentu yang dikuasai secara mendalam oleh penulis. Penulis melakukan kajian berdasar teori – teori tersebut.


5. Tulisan harus relevan dengan disiplin ilmu tertentu yaitu tulisan ilmiah itu ditulis oleh seseorang yang menguasai suatu bidang ilmu tertentu. Maka, tulisan ilmiahnya harus menunjukkan kedalaman wawasan dan kecermatan pikiran berkaitan dengan disiplin ilmu tertentu tersebut. Penguasaan penulis pada disiplin ilmu tertentu akan tampak melaluin teori, pendekatan, pemaparanyang selalu berlandaskan pada prinsip – prinsip ilmu tertentu.


6. Memiliki sumber penopang mutakhir yaitu tulisan ilmiah harus mempergunakan landasan teori berupa teori mutakhir (terbaru). Penulis ilmiah harus mencermati teori – teori mutakhir melalui penelusuran internet atau jurnal ilmiah.


7. Bertanggung jawab yaitu sumber data, buku acuan, dan kutipan harus secara bertanggungjawab disebutkan dan ditulis dalam karya ilmiah. Teknik penulisan yang tepat serta penggunaan bahasa yang baik dan benar juga termasuk bentuk tanggung jawab seoranng penulis karya ilmiah.
Sistematika Laporan Ilmiah

Laporan ilmiah dapat berbentuk naskah atau buku karena berisi hal-halyang terperinci berkaitan dengan data-data yang akurat dan lengkap. Laporan ilmiah atau laporan formal terdiri atas :

1. Bagian awal, terdiri atas :
a. Halaman judul: judul, maksud, tujuan penulisan, identitas penulis, instansi asal, kota penyusunan, dan tahun
b. Halaman pengesahan (jika perlu)
c. Halaman motto/semboyan (jika perlu)
d. Halaman persembahan (jika perlu)
e. Prakata;
f. Daftar isi;
g. Daftar tabel (jika ada)
h. Daftar grafik (jika ada)
i. Daftar gambar (jika ada)
j. Abstak : uraian singkat tentang isi laporan

2. Bagian Isi
a. Bab I Pendahuluan berisi tentang
(1)Latar belakang
(2)Identitas masalah
(3)Pembatasan masalah
(4)Rumusan masalah
(5)Tujuan dan manfaat
b. Bab II : Kajian Pustaka
c. Bab III : Metode
d. Bab IV : Pembahasan
e. Bab V : Penutup

3. Bagian Akhir
a. Daftar Pustaka
b. Daftar Lampiran
c. Indeks : daftar istilah
Sumber:
http://aiirm59.blogspot.com/2012/10/contoh-laporan-ilmiah-tentang-teknologi.htmI


CONTOH LAPORAN ILMIAH TENTANG TEKNOLOGI


BAB I
PENDAHULUAN
1.1.       Latar Belakang Masalah
Pada masa-masa ini, banyak hal-hal yang dapat dijadikan sebagai sarana informasi. Kita dapat mencari berita/informasi sebanyak – banyaknya dari sarana teknologi yang telah dapat dijadikan sebagai sarana informasi. Teknologi masa kini yang dapat dijadikan sebagai sarana informasi dan berita adalah internet. Internet dapat memberikan informasi yang kita butuhkan, tetapi internet juga dapat memberikan informasi berdampak negative.
1.2.       Rumusan Masalah
1.2.1.      Mengapa teknologi dijadikan sebagai media penyampaian informasi ?
1.2.2.      Bagaimana caranya agar tidak ketinggalan informasi dari teknologi modern ?
1.2.3.      Siapa sajakah yang dapat mengakses informasi melalui teknologi ?
1.3.       Tujuan Penulisan
1.3.1.      Untuk mengetahui teknologi dapat dijadikan sebagai media penyampaian informasi
1.3.2.      Untuk mengetahui cara agar kita tidak ketinggalan informasi dari teknologi modern
1.3.3.      Untuk mengetahui orang-orang yang dapat mengakses informasi dari teknologi.
1.4.       Manfaat Penulisan
Manfaat dari penulisan makalah ini untuk memberikan pengetahuan – pengethauan tentang teknologi untuk mencari informasi.
1.5.       Metode Penelitian
Di dalam pembuatan makalah ini, saya menggunakan bahan pustaka sebagai metode penelitiannya.
  
1.6.       Sistematika Penulisan
BAB I PENDAHULUAN
1.1.     Latar Belakang Masalah
1.2.     Rumusan Masalah
1.3.     Tujuan Penulisan
1.4.     Manfaat Penulisan
1.5.     Metode Penelitian
1.6.     Sistematika Penulisan
BAB II PENGENALAN TEKNOLOGI
2.1.     Pengertian Teknologi
2.2.     Manfaat Teknologi
2.3.     Macam – macam Teknologi
BAB III MANFAAT TEKNOLOGI SEBAGAI, MEDIA PENYAMPAIAN INFORMASI
3.1.     Manfaat Teknologi
3.1.1.      Memenuhi Kebutuhan Hidup
3.1.2.      Sebagai jalan komunikasi
3.2.     Peran Teknologi
3.3.     Penggunaan Teknologi
BAB IV PENUTUP
4.1.     Kesimpulan
Teknologi dapat digunakan dalam kehidupan.
4.2.     Saran


BAB II
PEMBAHASAN 
2.1. Pengertian Teknologi
Teknologi adalah satu ciri yang mendefinisikan hakikat manusia yaitu bagian dari sejarahnya meliputi keseluruhan sejarah. Teknologi, menurut Djoyohadikusumo (1994, 222) berkaitan erat dengan sains (science) dan perekayasaan (engineering). Dengan kata lain, teknologi mengandung dua dimensi, yaitu science dan engineering yang saling berkaitan satu sama lainnya. Sains mengacu pada pemahaman kita tentang dunia nyata sekitar kita, artinya mengenai ciri-ciri dasar pada dimensi ruang, tentang materi dan energi dalam interaksinya satu terhadap lainnya.
Definisi mengenai sains menurut Sardar (1987, 161) adalah sarana pemecahan masalah mendasar dari setiap peradaban. Tanpa sains, lanjut Sardar (1987, 161) suatu peradaban tidak dapat mempertahankan struktur-struktur politik dan sosialnya atau memenuhi kebutuhan-kebutuhan dasar rakyat dan budayanya. Sebagai perwujudan eksternal suatu epistemologi, sains membentuk lingkungan fisik, intelektual dan budaya serta memajukan cara produksi ekonomis yang dipilih oleh suatu peradaban. Pendeknya, sains, jelas Sardar (1987, 161) adalah sarana yang pada akhirnya mencetak suatu peradaban, dia merupakan ungkapan fisik dari pandangan dunianya. Sedangkan rekayasa, menurut Djoyohadikusumo (1994, 222) menyangkut hal pengetahuan objektif (tentang ruang, materi, energi) yang diterapkan di bidang perancangan (termasuk mengenai peralatan teknisnya). Dengan kata lain, teknologi mencakup teknik dan peralatan untuk menyelenggarakan rancangan yang didasarkan atas hasil sains.
Seringkali diadakan pemisahan, bahkan pertentangan antara sains dan penelitian ilmiah yang bersifat mendasar (basic science and fundamental) di satu pihak dan di pihak lain sains terapan dan penelitian terapan (applied science and applied research). Namun, satu sama lain sebenarnya harus dilihat sebagai dua jalur yang bersifat komplementer yang saling melengkapi, bahkan sebagai bejana berhubungan; dapat dibedakan, akan tetapi tidak boleh dipisahkan satu dari yang lainnya (Djoyohadikusumo 1994, 223).
Makna Teknologi, menurut Capra (2004, 106) seperti makna ‘sains’, telah mengalami perubahan sepanjang sejarah. Teknologi, berasal dari literatur Yunani, yaitu technologia, yang diperoleh dari asal kata techne, bermakna wacana seni. Ketika istilah itu pertama kali digunakan dalam bahasa Inggris di abad ketujuh belas, maknanya adalah pembahasan sistematis atas ‘seni terapan’ atau pertukangan, dan berangsur-angsur artinya merujuk pada pertukangan itu sendiri. Pada abad ke-20, maknanya diperluas untuk mencakup tidak hanya alat-alat dan mesin-mesin, tetapi juga metode dan teknik non-material. Yang berarti suatu aplikasi sistematis pada teknik maupun metode. Sekarang sebagian besar definisi teknologi, lanjut Capra (2004, 107) menekankan hubungannya dengan sains. Ahli sosiologi Manuel Castells seperti dikutip Capra (2004, 107) mendefinisikan teknologi sebagai ‘kumpulan alat, aturan dan prosedur yang merupakan penerapan pengetahuan ilmiah terhadap suatu pekerjaan tertentu dalam cara yang memungkinkan pengulangan.
Akan tetapi, dijelaskan oleh Capra (107) teknologi jauh lebih tua daripada sains. Asal-usulnya pada pembuatan alat berada jauh di awal spesies manusia, yaitu ketika bahasa, kesadaran reflektif dan kemampuan membuat alat berevolusi bersamaan. Sesuai dengannya, spesies manusia pertama diberi nama Homo habilis (manusia terampil) untuk menunjukkan kemampuannya membuat alat-alat canggih.
Dari perspektif sejarah, seperti digambarkan oleh Toynbee (2004, 35) teknologi merupakan salah satu ciri khusus kemuliaan manusia bahwa dirinya tidak hidup dengan makanan semata. Teknologi merupakan cahaya yang menerangi sebagian sisi non material kehidupan manusia. Teknologi, lanjut Toynbee (2004, 34) merupakan syarat yang memungkinkan konstituen-konstituen non material kehidupan manusia, yaitu perasaan dan pikiran , institusi, ide dan idealnya. Teknologi adalah sebuah manifestasi langsung dari bukti kecerdasan manusia.
2.2. Manfaat Teknologi
Manfaat Teknologi bagi kehidupan manusia dalam perkembangannya, menembus batas dengan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang memiliki peran penting bagi kehidupan manusia terutama seputar dunia wanita. Selain mempercepat komunikasi, selain itu memudahkan manusia dalam menyelesaikan berbagai urusannya. Berikut  peranan TIK dalam berbagai bidang kehidupan manusia :
1. Bidang Penerbangan
·       Mengatur jadwal penerbangan (flight scheduling).
·       Mengatur perubahan jadwal terbang secara mendadak (itinerary change).
·       Mengatur sistem penjualan tiket dan reservasi penerbangan (real time reservation).
·       Mengatur sistem komunikasi kepada pilot-pilot pesawat mengenai apa yang harus dilakukan (flight progress checks).
2. Bidang Perbankan
·       Mengatur pelayanan rekening kepada nasabah.
·       Menyediakan mesin teller otomatis atau anjungan tunai mandiri (ATM). Dengan perangkat ini, pihak bank dapat memberikan kemudahan kepada nasabah untuk melakukan transaksi walaupun pada saat libur.
3. Bidang Perdagangan
·       Menyediakan sistem jaringan yang terkoneksi melalui alat bantu scanner
·       Menyediakan alat bantu konsumen untuk melakukan pengecekan harga.
4. Bidang Perkantoran
·       Menyediakan mesin penjawab telepon secara otomatis.
·       Menyediakan alat pengolah kata dengan mesin komunikasi berupa teleks dan faksimile.
5. Rumah Masa Depan
Peranan TIK dalam rumah masa depan yang berdasar pada home automation adalah ketersediaan alat pemantau bahaya yang dapat memberitahukan pencurian, kebakaran, dan kebocoran gas. Alat ini berfungsi secara otomatis dan diperintah lewat saluran telepon.
2.3.Macam – macam Teknologi
a.      Internet
Secara harfiah, internet (kependekan daripada perkataan 'inter-network') ialah rangkaian komputer yang berhubung menerusi beberapa rangkaian. Manakala Internet (huruf 'I' besar) ialah sistem komputer umum, yang berhubung secara global dan menggunakan TCP/IP sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol). Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaedah ini dinamakan internetworking.
Manfaat dari internet yaitu bisa mencari semua informasi, hiburan, maupun berita aktual dan lainnya.Lebih praktis untuk mencari informasi dibandingkan dengan BUKU.
b.      Telepon
Telepon adalah alat telekomunikasi yang dapat mengirimkan pembicaraan melalui sinyal listrik. Umumnya penemu telepon adalah Alexander Graham Bell, dengan telepon pertama dibuat di Boston, massachusets, pada tahun 1876. Tetapi, penemu italia antonio meucci telah menciptakan telepon pada tahun 1849, dan pada September 2001, Meucci dengan resmi diterima sebagai pencipta telepon oleh kongres Amerika, dan bukan Alexander Graham Bell.
Gunanya telepon yaitu untuk Berbicara dengan orang yang tempatnya jauh dari diri kita(beda rumah/beda keberadaan,tidak lebih jauh dari satu kecamatan ).
c.       Handphone (Telepon Genggam)
Telepon genggam, biasanya disebut juga dengan cellular.Merupakan pengembangan teknologi telepon, dimana perangkatnya dapat digunakan sebagai perangkat untuk mobile atau berpindah-pindah
Manfaat dari telepon yaitu sama dengan telepon namun bedanya bisa di bawa kemana saja karena ukuran tubuhnya.
d.      Fax
Disingkat dengan FoIP, Suatu mekanisme untuk mengirimkan fax melalui Internet (yang berbasis IP). Hal ini mirip seperti VoIP.
Manfaat dari fax yaitu  mengirim dokumen dari suatu negeri ke negeri lainnya.
e.       Pager.
Pager adalah alat panggil seperti handphone namun lebih praktis dikarenakan,pager tidak memiliki fasilitas lainnya selain sms.Pager hanya bisa menerima SMS dan tidak bisa mengirim SMS.
Manfaat dari pager yaitu  mengirimkan SMS kepada orang yang kita tuju dengan cepat dan lebih praktis.
f.        Push To Talk
Alat bicara yang ukuran tubuhnya lumayan kecil.Pembicara yg memakainya harus bergantian dengan lawan bicaranya ,misal:si A berbicara lalu berhenti, si B menunggu bunyi *beep barulah menjawabnya. Kesimpulannya 1 PTT bisa dipakai dengan berbanyak orang namun orang-orang yang memakainya harus berbicara secara bergantian.
g.      Industri Otomotif
Mobil-mobil di buat dari kerangka body, mesin, peralatan elektronik di pabrik dengan bantuan robot yang dikendalikan oleh komputer dengan leih akurat. Dengan bantuan komputer pabrik-pabrik otomotif bisa memproduksi mobil dalam jumlah ratusan perbulan, yang tidak mungkin dikerjakan secara manual dengan tenaga manusia.
BAB III
MANFAAT TEKNOLOGI SEBAGAI, MEDIA PENYAMPAIAN INFORMASI
3.1.Manfaat Teknologi 
3.1.1.      Memenuhi Kebutuhan Hidup
Pangan (makanan)
Þ      Ditemukannya bibit unggul yang dalam waktu singkat dapat diproduksii sumber pangan yang berlipat ganda.
Þ      Digunakannya mekanisasi pertanian untuk memungut hasil produksii sehingga hasilnya lebih besar bila dibandingkan dengan menggunakan tenaga manusia.
Þ      Digunakannya bioteknologi (misalnya hormon tumbuhan) untuk merangsang tumbuhnya daun, bunga, atau buah sehingga tumbuh lebih banyak.
Þ      Dikembangkannya pembuatan pangan dari minyak bumi, penyempurnaan gizi sereal, pembuatan pangan protein dari daun-daunan dan pembuatan produk daging tiruan dari sumber-sumber protein nabati.
Sandang (pakaian)
Þ      Adanya mesin tekstil mempercepat proses pembuatan pakaian.
Þ      Dengan kemajuan teknologi, telah ditemukan serat sintetis, seperti poliester, polipropelin, polietilin, dll, sehingga pembuatan tekstil dapat dilakukan secara besar-besaran dalam waktu yang singkat.
Papan (Tempat Tinggal)
Dengan menerapkan teknologi maju, manusia mampu membangun rumah dan gedung-gedung pencakar langit. Orang tidak lagi menggunakan tangga, tetapi cukup dengan menekan tombol dan dalam sekejap saja orang sudah sampai di lantai yang dituju. Sampai abad ini manusia berusaha memanfaatkan lautan dan antariksa sebesar-besarnya melalui pulau-pulau buatan disertai peternakan dan perkebunan laut.
3.1.2.      Sebagai jalan komunikasi
Dengan teknologi modern, manusia dapat menciptakan telegram (pertengahan abad ke 20) yang dapat dipakai untuk menyampaikan pesan sampai ribuan km dalam waktu beberapa menit saja.
Dengan teknologi modern, manusia dapat menciptakan telepon (diciptakan oleh Bell tahun 1876) sehingga dapat berkomunikasi langsung walaupun jaraknya sangat jauh. Sampai sekarang manusia sudah dapat membuat berbagai jenis telepon genggam dengan berbagai fasilitas dan kelebihan masing-masing.
Ditemukannya pesawat radio (oleh Marconi 1896) untuk mengirim dan menerima berita tanpa melalui kawat penghubung.
Ditemukannya televisi yang dapat mengirim suara dan gambar hidup kepada para pemirsa dalam jarak ratusan kilometer dari objek yang disaksikan.
Ditemukannya alat komunikasi terbaru, yaitu satelit yang dikombinasikan dengan radio dan televisi. Dengan alat ini orang dapat melihat wajah lawan bicara walaupun keduanya berada dibelahan bumi yang berbeda.
Ditemukannya komputer. Para ahli seperti dokter, ahli hukum, administrator dan sebagainya dapat dengan mudah, tepat dan cepat mendapatkan informasi yang diperlukan dari komputer, karena komputer dapat menyimpan data atau informasi dalam jumlah yang banyak, dan dalam waktu yang singkat dapat ditampilkan data / informasi yang diperlukan.
Dengan berkembanganya teknologi maka dibuatlah satelit komunikasi / satelit domestik. Beberapa contoh satelit komunikasi antara lain Wester di Amerika Serikat. Anik di Kanada, Molnya di Rusia dan Palapa di Indonesia.
3.2.  Peran Teknologi
         Teknologi merupakan hasil budaya manusia, semakin manusia berkembang makan semakin berkembang pula teknologi yang dimiliki. misalnya, ketika pertama kali PC muncul (masih tanpa hardisk, komputer TX), orang bertanya-tanya, apakah ini merupakan sebuah lompatan besar umat manusia saat itu?, tidak lama kemudian muncul generasi keduanya, ketiga, dan akhirnya muncul generasi ke 4 yang dinamakan super komputer, dan pada saat ini pun setiap orang, setiap rumah, kantor, dimana saja, sudah dapat memiliki komputer. teknologi pada dasarnya membantu pekerjaan manusia, mempermudah kinerja, bahkan bisa meningkatkan output dari sistem kerja tersebut. akan tetapi disisi lain, komputer juga berperan dalam meningkatkan aksi kejahatan, atau juga merusak bagian-bagian lainnya dari sisi kehidupan manusia. namun dalam website ini, ditampilkan kedua-duanya, dan pilihannya tergantung kepada user. hidup manusia tidak terpisahkan dengan teknologi, akan tetapi besok...bisa saja manusia diperbudak oleh teknologi.
3.3.  Penggunaan Teknologi
  • Manfaat Teknologi Terhadap Kebutuhan Pokok Manusia
  • Manfaat Teknologi Untuk Pemberdayagunaan Sumber Daya Alam
  • Manfaat Teknologi Terhadap Sumber Daya Manusia
  • Manfaat Terhadap Komunikasi dan Transportasi
  • Manfaat Teknologi Untuk Peningkatan Kesehatan
  • Manfaat Teknologi di Bidang Pendidikan
  • Manfaat Teknologi Terhadap Pencapaian Kemakmuran
Dari manfaat-manfaat teknologi diatas, antara manusia dan teknologi telah tercipta korelasi yang sedemikian erat. Karena begitu banyak manfaat teknologi bagi kehidupan manusia perangkat teknologi sudah menggantikan pola hubungan manusia, menumbuhkan kedekatan atau keintiman dengan benda mati.
BAB IV
PENUTUP
4.1.  Kesimpulan
Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan. Perkembangan teknologi memang sangat diperlukan. Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia. Memberikan banyak kemudahan serta sebagai cara baru dalam melakukan aktivitas manusia. Khusus dalam bidang teknologi masyarakat sudah menikmati banyak manfaat yang dibawa oleh inovasi-inovasi yang telah dihasilkan dalam dekade terakhir ini, di antaranya dalam hal pemenuhan kebutuhan pokok manusia, pendayagunaan SDA, kemudahan dalam komunikasi dan transportasi, peningkatan fasilitas pelayanan kesehatan dan teknologi obat-obatan, bidang pendidikan dan pencapaian kemakmuran kehidupan manusia.
4.2.  Saran
Dalam pemanfaatan teknologi sering kita menghadapi berbagai tantangan agar kita senantiasa menggunakannya seefektif mungkin. untuk itu, sebaiknya perlu dilakukan beberapa hal, diantaranya :
·         Menimbang untung ruginya mengenalkan komputer pada anak, pada akhirnya memang amat tergantung pada kesiapan orangtua dalam mengenalkan dan mengawasi anak saat bermain komputer.
·         Selain itu juga pihak sekolah harus ikut andil dalam memberikan pengarahan terbaik agar siswa/siswi dapat mempergunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi ke arah yang positif.
·         Pemerintah sebagai pengendali semua sistem penyedia Informasi harusnya lebih aktif dalam mengontrol penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk Generasi Anak Bangsa.